TERASKATA.Com, Tulungagung-Sebagai kado spesial Hari Jadi Kabupaten Tulungagung Ke 817, Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menggelar prosesi boyongan pusaka Tombak Kyai Upas dari tempat penyimpanan di area kantor Dinas Kearsipan Tulungagung, menuju ke Griya Ndalem Kanjengan, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung. Selasa (08/11/2022) malam.
Diiringi kesenian Reog kendang khas Tulungagung, prosesi boyongan dilakukan secara adat jawa dengan diikuti oleh tokoh budaya, barisan prajurit, putri dayang, dan abdi dalem wimbasara.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tulungagung, Bambang Ermawan, mengatakan, sejak dibelinya Griya Ndalem Kanjengan oleh Pemkab Tulungagung pada 29 Agustus 2022 lalu, saat ini secara resmi telah digunakan sebagai tempat penyimpanan pusaka Tombak Kanjeng Kyai Upas.
Yang mana sebelumnya sejak tahun 2016 tombak Pusaka Kanjeng Kyai Upas tersebut disimpan di kantor Perpustakaan dan Kearsipan Tulungagung.
“Tanah dan bangunan ini merupakan tempat asli penyimpanan pusaka Kanjeng Tombak Kyai Upas, dan sebagai tempat bersejarah peninggalan leluhur yang digunakan prosesi jamasan yang dilakukan tiap tahunnya pada bulan Suro semenjak Adipati Ngrowo ke – 4 yakni tahun 1824 oleh Raden Mas Tumenggung Pringgo Diningrat, sebagai pewaris Tombak Pusaka Kyai Upas dari Mataram ke kadipaten Ngrowo,” terangnya.
Lebih lanjut disampaikan Bambang, sejak diserahkannya dari pewaris pusaka tersebut kepada Pemerintah Daerah Tulungagung pada tahun 2016 dan sampai saat ini, tempat penyimpanan pusaka tersebut beserta perlengkapan lainnya masih dititipkan diwilayah area kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kurang memenuhi standarisasi untuk penyimpanan dan sebagai tempat prosesi jamasan pusaka Kanjeng Tombak Kyai Upas.
“Selain sebagai aset Pemkab Tulungagung, nantinya akan digunakan sebagai tempat penyimpanan pusaka beserta perlengkapannya, dan prosesi jamasan, tempat ini juga sebagai tempat destinasi wisata religi,” ujarnya.
Komentar