TERASKATA.COM,Madiun– Ribuan anggota pesilat Persaudaraan Setia Hati Winongo-Tunas Muda (PSHW-TM) Madiun dari berbagai daerah menghadiri Suran Agung. Setelah berhenti 4 tahun karena adanya Covid19, acara kali ini berlangsung aman, damai dan nyaman. Acara Suran Agung tahun ini dilaksanakan di lapangan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. Minggu (30/7/23).
Hadir dalam Suran Agung antara lain Walikota Madiun Maidi, Wakil Walikota Madiun Inda Raya, Bupati Madiun H. Ahmad Dawami R.S., Pengasuh Pusat PSHW-TM Madiun H.R. Agus Wiyono Santoso, Forkopimda Kab/Kota Madiun, Ketua atau Pengurus Pencak Silat yang tergabung dalam IPSI Madiun.
Pengasuh Pusat PSHW-TM Madiun Agus Wiyono Santoso dalam sambutannya mengatakan setia hati adalah nama persaudaraan atau disingkat SH. SH adalah mengolahraga dan mengolah batin untuk mencapai keluhuran budi, guna mendapatkan kesempurnaan hidup. kebahagiaan dan kesejahteraan hidup lahir batin di dunia dan di akhirat.
“Bahwa dengan berlatih pencak silat secara teratur manusia akan memiliki tubuh yang sehat lagi kuat dan jiwa yang sehat pula ( Mens Sana in Corpore Sano).
Dengan melaksanakan Amar Makruf nahi Munkar secara konsekuen manusia akan bahagia lahir batin di dunia dan di akhirat,” ujar Agus Wiyono Santoso .
“SH adalah lepas dari pengaruh aliran dan golongan, tegasnya tidak bernaung pada salah satu partai politik atau organisasi massa. SH Tidak menggabungkan diri pada organisasi kebatinan apapun yang datangnya dari manapun juga tetapi patuh dan taat kepada pemerintah percaya kepada diri sendiri dan berpegang teguh kepada fatwa-fatwa bapak almarhum penciptanya. SH seiring dan sejalan dengan pemerintah Kota dan Kabupaten Madiun yang mempunyai ikon Kota Pendekar dan Kampung Pesilat. Persaudaraan Setia Hati siap mendukung Pemerintah serta TNI dan Polri dalam mengamankan dan mewujudkan Madiun yang kondusif, aman dan damai. Menjaga persatuan dan kesatuan Negara Republik Indonesia,” lanjutnya.
Sementara itu Walikota Madiun Maidi dalam sambutannya sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan Suran Agung 2023 ini.
“Saya atas nama Pemerintah Kota Madiun mengucapkan rasa terima kasih sekali. Hari ini PSHW-TM melaksanakan Suran Agung dalam keadaan aman, sukses dan nyaman serta kondusif,’’ ungkapnya.
Lebih lanjut Maidi menambahkan pendekar Madiun terlihat seram dari luar. Namun, sejatinya berjiwa halus di dalam. Hal itu terbukti dari sejumlah gelaran yang sudah tersaji. Tidak ada permasalahan mengemuka.
“Hadirnya pendekar malah turut menjaga keamanan kota.Kalau ada yang menilai Kota Madiun tidak aman, itu keliru besar. Dan saya tidak senang pendekar yang disalahkan. Pendekar di Kota Madiun, casingnya seram tetapi hatinya halus sekali,’’ tambah Maidi disambut tepuk tangan.
“Mari kita tunjukkan Kota Madiun sebagai Kota Pendekar, yang bisa menjadi contoh dunia. Wujudkan Kota Madiun yang aman dan nyaman,’’ Ajakan Maidi mengakhiri sambutannya. (SR).
Komentar