Disinggung terkait dengan kwalitas hasil pengerjaan proyek tersebut, Dwi Hari mengaku masih menunggu hasil uji laboratorium, yang mana hasil uji laboratorium nantinya sebagai masukkan untuk pemeriksaan di BPK (Badan Pemeriksa Keuangan).
“Jadi ini Kita masih menunggu hasil uji laboratorium, masuk kategori jelek apa tidak. Nanti setelah keluar hasil uji laboratorium, kita cek dulu barangnya, misalkan sesuai hasil uji laboratorium itu cuma 70 % ya yang kita bayarkan yang 70 % itu, dan itu nanti kita masukkan untuk pemeriksaan BPK,” jelasnya.
Sementara itu untuk proses lelang selanjutnya pihaknya masih melakukan identifikasi karena adanya beberapa tambahan terkait dengan kegiatan lelang Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung.

Selain itu terkait dengan pengerjaannya, pihaknya juga akan terus melakukan evaluasi, memberi raport atau penilaian terhadap para kontraktor atau CV untuk dijadikan pertimbangan, sehingga apabila ada kontraktor atau CV yang raportnya merah, pihaknya menekankan untuk tidak dipakai lagi.
“Kita sudah banyak pembelajaran terkait hal ini. Jadi evaluasi pemenang lelang tidak hanya harga terendah, tapi dari raport kinerja kontraktor atau CV juga sangat menentukan, kalau blacklist jelas mereka ndak berani nawar dan dipastikan tidak bisa ikut lelang lagi. Kita melihat turunannya tadi, dari komunitas CV tersebut kita deteksi, kita ingin hasilnya baik maka diperlukan penyedia yang kapabel,” ungkapnya.
Adapun terkait komitmen
pihak CV untuk menyelesaikan kekurangan pembayaran upah pekerja serta tunggakan material yang belum dibayar, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung ini menyampaikan bahwa pada awal bulan Januari 2023 lalu pihaknya telah memfasilitasi mediasi antara pihak penyedia yakni Direktur CV dengan pekerja, dan penyedia material yang belum dibayar, dengan disaksikan oleh Bidang SDA Dinas PUPR, Inspektorat, dan pihak pemerintah desa Nglutung.
“Kami telah berupaya memfasilitasi, ada berita acaranya ada notulennya ada foto fotonya dan itu juga difasilitasi oleh pemerintah desa Nglutung. Ya kami akan terus mendorong agar pihak CV segera memenuhi kewajibannya membayar upah pekerja dan membayar material yang belum dibayarkan,’ pungkasnya. (Agus)
Komentar