Rintik Hujan, Mewarnai Pertunjukkan Gebyar Kampung Pesilat

TERASKATA.Com, Madiun – Tetap semangat meski diguyur hujan, para peserta Gebyar Kampung Pesilat Indonesia. Acara mengambil tempat di Alun-alun Reksogati, Caruban Kabupaten Madiun dengan berbagai aksi pertunjukan. Malam, Kamis (10/11).

Bupati Madiun H. Ahmad Dawami atau akrab dipanggil Kaji Mbing sangat mengapresiasi seluruh para peserta. Adapun aksi dalam yang ditampilkan mulai drum band, pertunjukan dongkrek, senam jurus silat yang diperagakan oleh ratusan IGTKI Kabupaten Madiun, serta perlombaan senam jurus kampung pesilat antar kecamatan se-Kabupaten Madiun.

“Saya tadi berpikir hujan yang ada sejak sore hari akan menyurutkan semangat para peserta, ternyata tidak, mereka semua sangat semangat dan luar biasa,” jelas Bupati Madiun.

Kaji Mbing mengungkapkan jika Kampung Pesilat menjadi wadah dari 14 perguruan asal Kabupaten Madiun. Diharapkan dengan adanya wadah tersebut, seluruh potensi konflik mampu diselesaikan dengan baik dan perdamaian.

Kaji Mbing membuka Gebyar Kampung Pesilat dengan tersebut pemukulan gong sebanyak lima kali didampingi jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Anang Sulistijono berharap dengan adanya Gebyar Kampung Pesilat kembali menjadi daya tarik bagi kebangkitan dan pemulihan ekonomi di Kabupaten Madiun.

“Kampung Pesilat Indonesia menjadi wadah pemersatu para pesilat yang ada di Kabupaten Madiun yang telah dicetuskan oleh Bapak Bupati Madiun pada 2018 lalu,” jelas Anang.

Tampak hadir dalam acara tersebut, Komanda Korem 081/DSJ Kolonel Inf. Deni Rejeki, Kapolres Madiun AKBP Anton Prasetyo, Komandan Kodim 0803/Madiun Letkol. Inf Meina Helmi, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun Nanik Kushartanti. Selain itu juga
hadir, Ketua TP PKK Kabupaten Madiun, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, dan Camat se-Kabupaten Madiun.(SR)

Komentar