Tasyakuran Haji Tahun 2023, Begini Harapan Bupati Tulungagung

TERASKATA.COM,Tulungagung– Pemkab Tulungagung menggelar Tasyakuran Haji tahun 2023 dengan mengusung tema ” Semoga Menjadi Haji yang Mabrur Sepanjang Hayat” di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso. Kamis, (10/8/2023) pagi.

Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Bupati Tulungagung mengucapkan selamat datang kembali di tanah air, dalam keadaan sehat wal afiat. 

“Rasa haru dan bahagia yang tiada tara, itulah kalimat yang bisa dilukiskan kepada orang yang baru saja kembali ke tanah air sepulang dari menunaikan ibadah haji. Hati para tamu-tamu Allah pasti merasakan kebahagiaan yang mendalam karena telah menyempurnakan ke-Islamannya,” ucap Bupati Maryoto.

“Semoga seluruh amal ibadah bapak ibu selama di tanah suci dapat diterima oleh Allah SWT dan memperoleh Haji Yang Mabrur,” tambahnya. 

Lebih lanjut disampaikan Bupati Maryoto, sepulangnya dari Tanah Suci Mekkah, jamaah haji diharapkan mampu meningkatkan keimanan dan ketaqwaannya kepada Sang Khalik yaitu Allah SWT serta dapat berperan menjadi tauladan masyarakat yang semakin baik guna bersama-sama membangun Kabupaten Tulungagung. 

“Saya berharap, jamaah haji yang kembali ditengahtengah masyarakat, dapat berperan menjadi tauladan masyarakat yang semakin baik guna bersama-sama membangun Kabupaten Tulungagung. Haji yang mabrur pada hakikatnya adalah haji yang dapat membuat pelakunya semakin peduli terhadap sosial dan persoalan-persoalan kemanusiaankemanusiaan,” terangnya. 

Bupati menyebut, setiap Jamaah Haji, harus memperhatikan budi luhur dan akhlak mulia, baik ketika berada di Tanah Suci maupun ketika pulang ke kampung halaman. Hal tersebut sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang artinya, Haji yang mabrur balasannya tiada lain kecuali surga. Sedangkan sifat-sifat haji mabrur Pertama, suka menebarkan salam. Kedua, suka memberi dan menolong orang lain. Ketiga suka memberi maaf kepada orang lain.

“Ketiga sifat ini, menjadi sifat yang melekat pada setiap diri para jemaah haji yang menjadi dhuyufullah pada tahun ini. Ketiga sifat tersebut hendaknya dapat disebarkan dan ditularkan kepada orang orang lain, sehingga sifat tersebut melekat pada setiap diri masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Orang nomor satu di Pemkab Tulungagung ini juga mengajak seluruh jamaah haji Kloter 34, 37,38, 39, 79 dan 85 untuk bersama membacakan do’a kepada jamaah yang telah meninggal dunia maupun yang sedang sakit. 

“Semoga tergolong umat yang khusnul khotimah dan yang sakit segera diberi kesembuhan, karena manusia hanya bisa berencana, namun segala sesuatunya Allah-lah yang menentukan,” kata Maryoto.

“Terima kasih kepada penyelenggara urusan haji, Panitia Pemberangkatan dan Pemulangan Haji, Petugas Kloter (TPHI, TPIHI, TKHI dan PHD) karena telah memberikan pelayanan yang terbaik dan penuh tanggung jawab kepada seluruh jamaah haji yang tergabung dalam Kloter 34, 37,38, 39, 79 dan 85 Kabupaten Tulungagung ini,” imbuhnya. 

Hal senada disampaikan Kabag Kesra, Pemkab Tulungagung, H. Makrus Manan. Menurutnya, tasyakuran haji tersebut bertujuan sebagai bentuk rasa syukur bisa melaksanakan ibadah Haji dengan secara sempurna.

“Tapi yang paling penting menjaga kemabrurannya, yang utama bisa menjadi Haji yang mabrur dan bisa berbuat baik kepada masyarakat,” imbuhnya.

Total jemaah Haji kabupaten Tulungagung sebanyak 1193, terbagi 6 kloter yaitu kloter 34, 37, 38 ,39, 79 dan 85.

“Dari jumlah ada itu yang meninggal dunia 10 orang, yang di kota Mekah ada 8 orang, di Madinah 2 orang. Dan ada 1 orang yang sakit masih dirawat di sana menunggu proses penyembuhan sampai diperbolehkan nanti untuk bisa diterbangkan pulang,” tandasnya.(Agus) 

Komentar