Tulungagung,Teraskata.com – Disdik Tulungagung Lakukan Optimalisasi Penyelenggara Proses Belajar Bagi Siswa Didik Sekolah Dasar (SD) di ruang Ki Hajar Dewantoro, lantai dua kantor Disdik Kabupaten Tulungagung.
Kegiatan sosialisasi yang diikuti ratusan peserta (guru) tersebut merupakan langkah penting dalam mengoptimalkan penyelenggaraan proses belajar bagi peserta didik Sekolah Dasar (SD).
Demikian disampaikan Kepala Disdik Tulungagung, Rahadi P. Bintara, kepada awak media. Jumat (20/12/2024).
Menurutnya, ada beberapa poin penting dalam kegiatan sosialisasi Optimalisasi Penyelengara Proses Belajar Bagi Peserta Didik SD di lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung, yang dilaksanakan pada 11 Desember 2024 lalu, diantaranya, membuat lingkungan belajar yang kondusif.
“Dengan lingkungan belajar yang kondusif, guru dapat mempersiapkan ruang belajar, perangkat mengajar, dan menciptakan suasana belajar yang demokratis,” tuturnya.
Selain itu, lanjut Kadisdik Tulungagung, melalui kegiatan sosialisasi tersebut, guru akan lebih bisa mahami karakteristik dan latar belakang siswa agar proses belajar mengajar dapat berlangsung efektif, serta dapat memberikan kesempatan berperan aktif, menggunakan teknologi, menyusun rencana pembelajaran, memilih metode pembelajaran, memanfaatkan sumber belajar, membangun kerja sama, memberikan motivasi, serta memelihara disiplin siswa.
“Iya, melalui kegiatan ini guru dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk berperan aktif dalam kegiatan pembelajaran, memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran, seperti media berbasis internet seperti Whatsapp, Google Classroom, Google Meeting, Webex, Zoom, dan lainnya,” kata Rahadi.
“Selain itu, guru dapat menyusun rencana pembelajaran, dengan memberikan tugas dan evaluasi yang tepat, dan konsisten dengan waktu pembelajaran, memilih metode pembelajaran yang beragam, seperti metode kerja kelompok, serta dapat memanfaatkan sumber belajar berupa buku,” lanjutnya.
Pihaknya berharap melalui kegiatan tersebut guru dapat membangun kerja sama dengan siswa, memberikan motivasi penguatan kepada siswa.
“Serta dapat memelihara kultur disiplin siswa dengan baik,” pungkasnya. (Agus)
Komentar