Situbondo,Teraskata.com- Satpol PP Pemkab Situbondo menggelar pelatihan peningkatan kapasitas bagi petugas selama 2 hari, 13-14 Oktober. Kegiatan pelatihan ini menggunakan alokasi DBHCHT dan dilaksanakan di auditorium salah satu hotel di Situbondo.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi petugas dalam menggunakan aplikasi Sistem Informasi Rokok Ilegal (Siroleg), untuk mendata titik-titik pengumpulan rokok ilegal di Situbondo.
Pelatihan ini melibatkan 25 anggota Satpol PP dan Damkar, serta pemateri dari berbagai instansi terkait, seperti Bea Cukai Jember, Polres Situbondo, Kodim 0823, Garnisun, dan Kejaksaan. Materi pelatihan meliputi penggunaan aplikasi Siroleg, pengenalan ciri-ciri rokok ilegal, dan simulasi praktek.
Kepala Bidang Tibum Tranmas Satpol PP Pemkab Situbondo, Indra Permana Adityo, menjelaskan bahwa pelatihan ini, bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dan para pengusaha tentang potensi kerugian negara akibat peredaran rokok ilegal.
“Operasi penindakan rokok ilegal akan terus dilakukan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat. Tujuannya, untuk menekan peredaran rokok ilegal di Situbondo,” tutur Indra Permana Adityo, Kamis, (16/10/2025).
Sementara itu, Kepala Satpol PP Situbondo Sopan Efendi mengatakan, jika pelatihan peningkatan kapasitas bagi petugas ini, untuk meningkatkan kemampuan dalam mendeteksi dan menindak peredaran rokok ilegal di lapangan.
“Pelatihan ini bertujuan membekali petugas dengan kemampuan mencari dan mengolah informasi melalui Sistem Informasi Rokok Ilegal (Siroleg),” pungkasnya.
Sopan Efendi, menjelaskan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan investigasi dan memperluas jaringan informasi di lapangan.
“Dengan adanya pelatihan ini, petugas bisa lebih jeli mengidentifikasi titik penyebaran rokok ilegal di Situbondo,” ungkapnya.
Lebih jauh Sopan menambahkan bahwa peredaran rokok ilegal masih menjadi tantangan serius di Situbondo. Oleh karena itu, pihaknya berharap para peserta dapat menyerap ilmu dari pemateri, dan mengaplikasikannya saat bertugas.
“Pelatihan ini sepenuhnya didanai oleh Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk mendukung pemberantasan barang kena cukai ilegal dan pembinaan industri hasil tembakau,”pungkasnya. (Day)
(Uday/ADV)








Komentar