KEDIRI — Persaudaraan Setia Hati Terate Pusat Madiun, mengikuti apel besar “Sabuk Kamtibmas” yang digelar di halaman Polres Kediri Kota, Kamis (30/4/2026).
Kegiatan ini menjadi simbol nyata kolaborasi antara aparat keamanan dan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah, khususnya di wilayah hukum Kota Kediri.
Sebanyak 300 peserta dari berbagai organisasi dan komunitas hadir dalam apel yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Kediri Kota, AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., serta dihadiri Walikota Kediri Vinanda Prameswati, S.H., M.Kn., Pasiops Kodim 0809 Kediri Kapten Cba Mulyanto, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kediri Kota, serta para Kapolsek.
Berbagai elemen masyarakat turut ambil bagian, di antaranya IPSI Kota Kediri, PSHT Pusat Madiun, Pamter, Linmas, GP Ansor, RAPI, Pemuda Pancasila, SIKAP Ponpes Kedunglo, Garda Kota Kediri, hingga Senkom. Kehadiran mereka menegaskan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan hasil kerja bersama seluruh lapisan masyarakat.
Dalam amanatnya, Kapolres Kediri Kota menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud konkret komitmen bersama dalam menciptakan keamanan berbasis kolaborasi.
“Apel besar ini mengangkat tema mewujudkan sinergitas Polda Jawa Timur bersama SABUK KAMTIBMAS dan potensi masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, dan keutuhan sosial,” ujarnya.
Ketua Cabang PSHT Kota Kediri Pusat Madiun Agung Sediana menegaskan komitmen PSHT untuk terus bersinergi dengan aparat kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya di Kota Kediri.
“Apel ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan antara masyarakat dan aparat keamanan. PSHT Pusat Madiun siap menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan ketertiban,” ujar Agung Sediana, usai kegiatan.
Ia juga menekankan pentingnya peran SABUK KAMTIBMAS sebagai pengikat persatuan sosial, penguat deteksi dini gangguan keamanan, serta benteng dalam menjaga stabilitas daerah. Menurutnya, Polri tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. (Yhs)











Komentar