Emak-emak di Kota Kediri Dilatih Keterampilan Usaha Oleh BI dan HIPMI

TERASKATA.Com, Kediri– Sebagai upaya untuk menciptakan wirausahawan baru di masyarakat. Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Kediri bekerjasama dengan Bank Indonesia memberikan dukungan pendampingan usaha kepada kelompok subsisten.

Kelompok subsisten adalah adalah sebagian ibu rumah tangga yang penghasilannya kurang dari Rp 500 ribu atau bahkan penghasilanya tidak tetap dan hanya bergantung pada suami.

Ketua Umum HIPMI Kota Kediri, Alvian Dwi Guntara Putra mengatakan, kegiatan yang dilakukan bekerjasama dengan BI ini bertujuan untuk mengembangkan inklusi ekonomi dan keuangan kelompok subsistan di kampung Tahu Kediri.

Dukungan program HIPMI secara bertahap dan berkesinambungan diberikan kepada 15 orang dalam kategori subsisten agar mereka dapat mandiri dan memiliki kemampuan untuk memiliki usaha.

” Tahap 1 dan 2 berjalan selama 3 bulan dari Oktober hingga Desember, dan akan disusul Tahap 3 dan 4 tahun depan,” katanya, Selasa (18/10/2022).

Pria yang akrab disapa Alvian ini mengutarakan, upaya dukungan program tersebut dimulai dengan pelatihan bisnis, cara membuat produk dan kemudian memasarkan produk tersebut ke masyarakat.

Dukungan pemerintah daerah terhadap program ini dinilai sangat signifikan bagi keberhasilan kegiatan tersebut. Oleh karena itu tidak menutup kemungkinan, di beberapa kampung wisata UMKM Kota Kediri menjadi target program HIPMI selanjutnya.

“Selain itu, kami mencoba mengupayakan adanya izin BPOM, PIRT, dan administrasi bisnis. Kami juga sudah berkoordinasi dengan RT/RW, Kelurahan Tinalan, Disperindag, Dinas Koperasi dan UKM di Kota Kediri. Sehingga produk-produk survival group ikut pameran bisnis pemerintah atau bekerjasama dengan beberapa toko modern,”ungkapnya.

Komentar