Lakalantas di Jalan Raya Boyolangu Renggut Tiga Nyawa 

Tulungagung,Teraskata.com – Peristiwa Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) terjadi di Jalan Raya Boyolangu, tepatnya di depan Puskesmas Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Jumat (12/12/2025) sekira pukul 18.45 WIB.

Kendaraan yang terlibat dalam Lakalantas yaitu 1 (satu) unit kendaraan Truk Mitsubishi dengan nomor polisi AG 9219 UY kontra 2 (dua) orang pengendara sepeda pancal.

Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP M. Taufik Nabila S.T.K., S.I.K., M.H., saat dikonfirmasi awak media membenarkan kejadian tersebut.

“Benar dalam laka lantas tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia,” ujar AKP Nabila, Sabtu (13/12/2025).

Kasatlantas menerangkan, ketiga korban meninggal masing-masing adalah, AS (46) Pengemudi Truk Mitsubishi Nopol AG 9219 UY alamat Pecangakan Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, kemudian BS (69) pengendara sepeda pancal alamat Dusun Dadapan Desa/Kecamatan Boyolangu dan SP (74) pengendara sepeda pancal alamat Desa/Kecamatan Boyolangu.

Dijelaskannya lebih lanjut, berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah TKP, kejadian bermula saat kendaraan Truk Mitsubishi AG 9219 UY yang dikemudikan AS melaju dari arah Utara menuju ke Selatan.

“Dari kejauhan, saksi mata melihat laju truk sudah tidak stabil atau oleng ke kanan dan ke kiri. Diduga kuat pengemudi mengalami gangguan kesehatan mendadak atau hilang kesadaran saat berkendara,” jelas Kasat Lantas.

Kemudian, sesampainya di TKP pertama, truk yang melaju tak terkendali menabrak Korban pertama yakni BS yang berada di jalur sebelah barat (berlawanan arah). Setelah menabrak korban pertama, truk terus melaju sejauh kurang lebih 500 meter dalam kondisi tetap oleng. Sesampainya di depan Puskesmas Boyolangu, truk kembali menabrak Korban kedua (SP) yang berjalan searah di depannya dari arah belakang.

“Truk akhirnya berhenti di sisi kiri jalan. Saat diperiksa oleh petugas dan warga, pengemudi truk ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di kursi pengemudi,” jelasnya.

“Dua orang pesepeda pancal meninggal akibat benturan keras, sedangkan pengemudi truk meninggal dunia di dalam kabin diduga akibat faktor medis,” tambahnya.

Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung yang telah mendapat laporan kejadian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan mengamankan arus lalu lintas, serta mengamankan barang bukti kendaraan truk dan sepeda korban.

Selain itu, Unit Gakkum Satlantas juga berkoordinasi dengan Unit Reskrim Polsek Boyolangu untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kematian pengemudi truk.

“Seluruh jenazah korban telah dievakuasi ke IPJ RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk proses visum dan penanganan lebih lanjut,” tandasnya.

Kasatlantas Polres Tulungagung juga tetap menghimbau kepada seluruh pengendara agar selalu memastikan kondisi kesehatan tubuh dalam keadaan prima sebelum berkendara. Apabila merasa sakit, lelah, atau mengantuk, segera beristirahat dan jangan memaksakan diri untuk melanjutkan perjalanan demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. (Agus)

Komentar