Sementara itu, Kasatlantas Polres Kediri Kota, AKP Pandri Pratama Putra Simbolon mengatakan, operasi zebra yang prioritas itu preemtif dan preventif terkait protokol kesehatan dan tertib berlalu lintas.
Sebanyak 350 petugas gabungan akan disiagakan dalam operasi melibatkan anggota Polres Kediri Kota, TNI, Jasa Raharja, Dishub dan Satpol PP Kota Kediri.
” Fokus perhatian kita bila terjadi pelanggaran yang dapat mengakibatkan kecelakaan yakni tidak menggunakan helm SNI, pengendara di bawah umur, pengendara berbonceng lebih dari 1, melawan arus lalu lintas, menggunakan HP saat berkendara, tidak menggunakan safety belt, mengemudi dalam pengaruh alkohol, pengemudi atau pengendara ranmor yang melebihi batas kecepatan,”urainya.
Lanjut AKP Pandri mengatakan, sesuai instruksi dari pimpinan operasi zebra Semeru 2022 akan dilaksanakan secara Mobailing.
Pihaknya juga telah melakukan kordinasi dan sosialisasi dengan Dinas Pendidikan Kota Kediri agar diteruskan kepada sejumlah kepala sekolah agar para siswa bila datang ke sekolah diharapkan untuk diantarkan saja.
” Kami tidak menutup mata dengan keberadaan para siswa sekolah yang mengendarai kendaraan tanpa dilengkapi surat izin mengemudi (SIM). Maka kita meminta agar pihak sekolah menghimbau kepada siswanya agar diantarkan bila pergi ke sekolah,” tutupnya.
Untuk diketahui, usai apel gelar pasukan dilanjutkan pemeriksaan sarana dan prasarana. Akan digunakan dalam pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2022 Polres Kediri Kota. (Mad).







Komentar