TULUNGAGUNG – Suasana malam di Taman Nol Kilometer Tulungagung tampak berbeda pada Sabtu (18/4/2026) malam.
Dentuman nada dan harmoni instrumen memenuhi udara dalam gelaran musik bertajuk “Gegara Bunyi”.
Acara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam rangka memperingati Hari Musik Nasional sekaligus sebagai panggung apresiasi bagi seniman lokal, dihadiri langsung oleh Plt. Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, S.M., M.M., Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, jajaran Kepala Perangkat Daerah, Ketua Pakudhatu beserta pengurus, tokoh agama, tokoh masyarakat, budayawan, serta para seniman dari berbagai penjuru daerah.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Ahmad Baharudin menekankan bahwa, seni musik bukan sekadar hiburan, melainkan wujud ekspresi budaya yang dinamis dan mampu menyampaikan nilai-nilai kehidupan lintas generasi.
”Musik adalah cerminan perkembangan zaman. Dalam perspektif pembangunan daerah, seni musik memiliki peranan vital dalam memperkuat karakter dan identitas budaya kita,” ujar Ahmad Baharudin.
Ahmad Baharudin menjelaskan bahwa, ekosistem musik yang sehat akan memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan sektor ekonomi kreatif di Tulungagung. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah dan komunitas agar pengembangan seni musik dapat berjalan berkesinambungan.
Penyelenggaraan “Gegara Bunyi” ini disebut sebagai bentuk komitmen nyata Pemkab Tulungagung dalam menyediakan ruang bagi para musisi untuk menampilkan karya, memperluas jejaring, dan meningkatkan kualitas karya mereka.
Ahmad Baharudin juga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak, mulai dari unsur pemerintah hingga komunitas seni yang telah berkolaborasi menyukseskan acara ini.
”Pemerintah Kabupaten Tulungagung akan terus mendorong kebijakan yang adaptif dan berkelanjutan untuk menciptakan ruang kreatif yang inklusif. Kami ingin memperkuat kapasitas pelaku seni agar apresiasi masyarakat terhadap karya lokal semakin meningkat,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Plt. Bupati berharap kegiatan seperti ini dapat melahirkan musisi-musisi daerah yang mampu berkiprah di kancah yang lebih luas tanpa meninggalkan akar budaya lokal.
”Semoga ‘Gegara Bunyi’ menjadi pemantik semangat bagi insan musik Tulungagung untuk terus berkarya dan menjadikan musik sebagai identitas yang membanggakan bagi daerah,” pungkasnya.
Acara dilanjutkan dengan berbagai penampilan apik dari para musisi lokal yang menyedot perhatian ratusan warga yang memadati kawasan ikonik Nol Kilometer Kabupaten Tulungagung. (Agus)







Komentar