Realisasi Dana Cukai di Satpol PP Kota Kediri Sisa Rp 7 Miliar

TERASKATA.COM, Kediri– Komisi A DPRD Kota Kediri mengelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), tentang evaluasi kegiatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2022.

Sebagaimana diketahui bahwa Kota Kediri pada tahun 2022 mendapat alokasi DBHCHT sebesar 119 miliar yang dipergunakan untuk bidang kesejahteraan masyarakat, bidang kesehatan dan bidang penegakan hukum. Sedangkan Satpol PP Kota Kediri sendiri memperoleh dana cukai sebesar Rp 15 miliar dan masih tersisa miliaran rupiah.

” Dana cukai 2022 di Satpol PP Kota Kediri penyerapannya masih belum maksimal, dan menyisakan Rp 7 Miliar,” ucap Wakil Ketua Komisi A DPRD Choirudin Mustofa, Jumat (20/1/2023).

Politisi yang akrab disapa Mas Thofa mengatakan, DBHCHT penyaluranya ke dinas maupun instansi Pemkot Kediri di pertengahan 2022. Maka, ia sangat menyayangkan adanya dana cukai tersebut sisa cukup banyak, dan wajib dikembalikan ke kas daerah.

” Dana sebesar Rp 15 Miliar datangnya di pertengahan tahun 2022, dan ketika dilakukan penyerapan oleh Satpol PP Kota Kediri tidak maksimal karena terbatasnya waktu dan kriteria pelaksanaan bila mengacu sesuai aturan,” terangnya.

Disinyalir, terjadinya dana cukai 2022 tersisa juga dialami di sejumlah satuan kerja atau dinas di Kota Kediri yang mendapatkan DBHCT.

” Meski kita belum mendapatkan data, dana sisa secara pasti. dari sejumlah dinas terkait. Namun, yang sudah pasti dari Satpol PP Kota Kediri sejumlah Rp 7 Miliar,” ungkap Mas Thofa.

Komentar