“Sementara yang terkait dengan Pemkab Tulungagung sudah kami bicarakan dengan Bupati Tulungagung,” ucapnya.
Marsono juga mengapresiasi terkait dengan tuntutan mahasiswa yang menolak kenaikan harga BBM, menolak penundaan pemilu, menolak kenaikan harga bahan pokok, serta meminta pemerintah memberi perhatian lebih terhadap problem agraria.
“Terkait penundaan pemilu dan tiga periode jabatan sudah dijawab oleh Presiden Joko Widodo,” kata Marsono.
Sedang terkait persoalan yang terjadi di Tulungagung yang menjadi tuntutan mahasiswa, Marsono menjelaskan bahwa hal tersebut sudah menjadi catatan DPRD Tulungagung, bahkan menurut Marsono, pihaknya sudah menyampaikan kepada pihak Pemkab saat rapat paripurna penyampaian rekomendasi LKPJ Bupati Tulungagung tahun 2021, yang digelar pada Selasa (12/4) lalu. Termasuk soal perbaikan jalan rusak dan pembangunan jalan tol.
“Kami mendukung mahasiswa untuk terus menyuarakan pendapat. Suarakan dan kami akan kawal. Kami pun bersedia untuk beraudiensi bersama,” terangnya.
Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Tulungagung, Adib Makarim, yang ikut mendampingi Ketua Dewan bersama Ahmad Baharudin, serta Kapolres Tulungagung, AKBP. Handono Subiakto, dan Dandim 0807 Tulungagung, Letkol Inf. Yoki Malinton Kurniafari, saat menerima perwakilan Aliansi Mahasiswa Tulungagung di ruang Aspirasi Kantor DPRD Tulungagung.
“Semua tuntutan mahasiswa akan kami sampaikan ke atas. Sementara terkait perbaikan jalan sudah kami sampaikan pada Bupati saat DPRD menyerahkan rekomendasi LKPJ Bupati tahun 2021,” tuturnya.










Komentar