JEMBER – Upaya membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi terus dilakukan oleh Kepolisian Resor Jember melalui program “Jumat Curhat” bersama Kapolres.
Kegiatan yang merupakan bagian dari program nasional Kapolri ini kembali digelar di Kantor Desa Jelbuk pada Jumat (17 April 2026).
Dalam forum tersebut, Kanit Kamsel Satlantas Polres Jember, Ipda Oeny Angga Mahardika, S.H., mengajak masyarakat untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas. Ia menegaskan bahwa kesadaran kolektif menjadi kunci utama dalam menekan angka kecelakaan, khususnya di sejumlah titik rawan di wilayah Jember.
Ipda Oeny menjelaskan bahwa pihaknya secara konsisten menjalankan program edukasi langsung ke masyarakat. Setiap hari Selasa, petugas Satlantas turun ke desa-desa guna memberikan pemahaman terkait keselamatan berkendara, mulai dari penggunaan helm hingga kepatuhan terhadap rambu lalu lintas.
Selain masyarakat umum, perhatian juga difokuskan pada kalangan pelajar.
Fenomena siswa yang mengendarai kendaraan bermotor tanpa memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) menjadi salah satu perhatian serius.
Menyikapi hal tersebut, Satlantas Polres Jember telah melakukan berbagai langkah preventif.
Di antaranya dengan menjalin koordinasi bersama Dinas Pendidikan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, untuk membuka ruang sosialisasi di sekolah.
Dalam beberapa pekan terakhir, petugas juga aktif mendatangi sekolah-sekolah guna memberikan edukasi langsung kepada para siswa.
Tidak hanya itu, pihak kepolisian turut mengimbau sekolah dan orang tua agar tidak memberikan fasilitas parkir bagi pelajar yang belum memenuhi syarat berkendara. Langkah ini diharapkan mampu menekan potensi pelanggaran sekaligus meningkatkan keselamatan di kalangan generasi muda.
Kegiatan “Jumat Curhat” berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif warga yang menyampaikan berbagai masukan.
Seluruh aspirasi tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi kepolisian dalam meningkatkan pelayanan dan kinerja, khususnya di wilayah hukum Polres Jember.
(Wiwik)



Komentar