JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) menggelar pelatihan keterampilan kuliner berbasis praktik bagi kelompok perempuan rentan di Kabupaten Jember, Selasa (31/3/2026).
Langkah ini merupakan implementasi program prioritas “Cinta Kelompok Rentan” yang diusung Bupati Jember, Gus Fawait, guna memperkuat kemandirian finansial perempuan di sektor informal.
Sekretaris Dinsos PPPA Jember, Sri Rahayu Wilujeng, menjelaskan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari anggota kelompok Kriya (Kreatif Berdaya Jember) dan perempuan pengemudi ojek online. Materi yang diajarkan mencakup pembuatan menu internasional yang telah dimodifikasi dengan kearifan lokal.
“Pelatihan kali ini mengombinasikan menu internasional seperti sushi dari Jepang dan minuman tepache khas Meksiko, yang telah disesuaikan dengan bahan serta selera lokal,” ujar Sri Rahayu.
Ia menegaskan bahwa program ini dirancang agar peserta memiliki keterampilan aplikatif yang dapat langsung dikonversi menjadi peluang usaha rumahan (UMKM) sebagai sumber pendapatan tambahan.
Dinsos PPPA berkomitmen untuk memastikan program ini tidak berhenti pada tahap pelatihan saja. Sri Rahayu menyebutkan akan ada tahap monitoring dan evaluasi secara berkala, diantaranya : ,
– Jika hasil evaluasi menunjukkan tren positif, pemerintah akan memberikan pelatihan lanjutan terkait strategi pemasaran dan pengemasan produk (packaging).
- Membuka peluang kerja sama dengan dinas terkait untuk dukungan pengembangan usaha lebih luas.
Ketua Kartini Jember, Lesly Novitasari, menyambut positif kegiatan ini. Menurutnya, fleksibilitas waktu sebagai pengemudi ojek online memungkinkan rekan-rekannya menyerap ilmu baru tanpa meninggalkan pekerjaan utama.
“Manfaatnya sangat terasa. Kami mendapat pengalaman baru dan hasilnya bisa dijual sebagai tambahan penghasilan,” kata Lesly yang telah sembilan tahun berprofesi sebagai pengemudi ojek online.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Jember berharap angka kemandirian ekonomi perempuan terus meningkat secara berkelanjutan dengan variasi materi pemberdayaan yang lebih luas di masa mendatang. (Wiwik)






Komentar