Tiga Hari Pencarian, Korban Tenggelam di Pantai Sine Ditemukan Meninggal Dunia

​Tulungagung,Teraskata.com – Upaya pencarian intensif selama tiga hari oleh Tim SAR Gabungan membuahkan hasil. Korban tenggelam di Pantai Sine, Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (09/02/2026) pagi.

​Kapolsek Kalidawir, AKP. Bambang Kurniawan, melalui Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu. Nanang Murdianto, mengonfirmasi bahwa jasad korban pertama kali terpantau oleh personel patroli sekitar pukul 05.45 WIB.

​”Saksi dari potensi SAR melihat sesosok jenazah tergeletak di samping batu karang. Tim segera melakukan penyisiran, dan pada pukul 06.30 WIB, korban berhasil dievakuasi,” terang Iptu Nanang.

​Korban ditemukan pada koordinat 8°17’33″S 111°56’11″E, atau hanya berjarak sekitar 100 meter dari titik awal dilaporkan hilang. Jenazah langsung dibawa ke RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk proses identifikasi sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Adapun ​identitas korban diketahui berinisial M.A.U (20), seorang pedagang asal Kota Malang. Ia dilaporkan hilang terseret arus pada Sabtu (07/02/2026) sekitar pukul 10.00 WIB saat sedang berenang.

​Dalam insiden yang sama, seorang wisatawan lain berinisial A (48) asal Ponorogo yang sempat ikut terseret arus, berhasil diselamatkan oleh warga sesaat setelah kejadian.

​Dengan ditemukannya korban, operasi SAR yang melibatkan TNI, Polri, Basarnas, BPBD, serta relawan ini resmi dinyatakan berakhir. Iptu Nanang mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang terlibat sejak hari pertama.

​”Sinergi semua pihak menjadi kunci keberhasilan pencarian ini. Operasi yang berlangsung sejak 7 hingga 9 Februari berjalan aman dan lancar,” tambahnya.

​Polres Tulungagung kembali mengingatkan wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkunjung ke pantai selatan. Karakteristik ombak besar dan arus kuat di Pantai Sine memiliki risiko tinggi.

​Poin keselamatan yang ditekankan :

​Hindari berenang terlalu jauh ke tengah laut.

​Gunakan alat keselamatan (pelampung) jika beraktivitas di air.

​Pantau kondisi cuaca dan arahan petugas di lokasi.

​Segera lapor petugas jika melihat keadaan darurat.

​”Peristiwa ini menjadi pelajaran berharga. Kewaspadaan dan kepatuhan terhadap imbauan keselamatan adalah kunci untuk mencegah jatuhnya korban jiwa di masa depan,” pungkas Iptu Nanang. (Agus)

Komentar