“Pada tahun 2022 prosentasenya sebesar 55,35% dan meningkat menjadi 56,09% di tahun 2023. Sehingga pada tahun 2023 sebanyak 152 desa/kelurahan di Kabupaten Tulungagung telah mendapatkan layanan infrastruktur dasar dan lingkungan berkualitas,” paparnya.
Indikator kelima, adalah Indeks Birokrasi Reformasi. Hasil evaluasi Reformasi Birokrasi pada tahun 2022 sebesar 68,74 dan tahun 2023 meningkat cukup signifikan menjadi 80,77.
Dalam kesempatan tersebut, Heru juga menyampaikan, Visi Pemerintah Kabupaten Tulungagung Tahun 2018 – 2023 adalah Terwujudnya Masyarakat Tulungagung yang Sejahtera, Mandiri, Berdaya Saing, dan Berakhlak Mulia, dimana visi tersebut dijabarkan dalam 5 misi yang lebih spesifik dan langsung mengarah kepada urusan yang secara nyata bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Adapun Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan untuk masing-masing misi yang disampaikan Pj. Bupati Tulungagung yakni, Misi Pertama, Mewujudkan Keterjangkauan Akses Pembangunan Sumber Daya Manusia yang berkualitas, Inklusif, dan berdaya saing.
Ditujukan untuk mewujudkan pembangunan sumberdaya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.
“Inklusif artinya seluruh lapisan masyarakat Tulungagung dapat mengakses pendidikan dan kesehatan, serta daya beli masyarakat terhadap komoditas pangan. Keterjangkauan akses ditunjang oleh infrastruktur pendidikan dan kesehatan yang merata,”terang Heru
“Harapannya, tercipta masyarakat Tulungagung yang unggul dan berdaya saing,” tambahnya.
Lebih lanjut disampaikan Heru, di bidang pembangunan SDM, dalam rangka meningkatkan peran, akses dan partisipasi perempuan, anak dan disabilitas, Pemerintah Kabupaten Tulungagung telah melaksanakan musyawarah tematik, yaitu Rembuk Stunting dan Musyawarah Perempuan, Anak dan Disabilitas (MUSPADI) secara berjenjang mulai dari desa, kecamatan dan kabupaten.










Komentar